top of page
Cari

Bumbu Merah Pada Nasi Kuning Khas Banjar Rasanya Bikin Terpana, Kok Bisa?

(Samarinda, 16 Maret 2022), Bumbu pasta bolognese, gulai, seblak hingga samyang merupakan sederet daftar makanan dengan bumbu berwarna merah. Warna merah memang memberikan kesan yang menggugah selera pada makanan.


Kalau Sumatera punya bumbu merah rendang, Banjar pun juga. Sebab, suku Banjar sedari dulu punya pengaruh besar terhadap budaya masyarakat Kalimantan Timur. Mulai dari kuliner hingga kentalnya logat Banjar dalam komunikasi sehari-hari, Warga bisa menemukan kesamaannya.


Pengaruh kuliner Banjar pun terlihat pada nasi kuning yang jadi menu sarapan andalan Warga 0541. Berbeda dari nasi kuning Jawa yang hanya dilengkapi lauk pauk, nasi kuning di Samarinda disuguhi dengan tambahan bumbu habang khas Banjar, Kalimantan Selatan.

Nasi kuning dengan bumbu merah (habang)

Meski terpisah kurang lebih 569 km dari Banjarmasin, kekuatan rasa bumbu merah (di Banjar disebut bumbu habang) tidak berubah. Warna merah pada bumbu ini memang memberikan kesan pedas, padahal rasa sebenarnya cenderung manis dan gurih. Hal ini terjadi karena proses pembuatan bumbu merah yang melibatkan cabai merah kering dan gula merah, sehingga bisa dikonsumsi oleh kalangan semua umur termasuk anak-anak.


Apabila Warga lebih menyukai rasa pedas tidak perlu khawatir, beberapa tempat jualan nasi kuning di Samarinda pun menyajikan bumbu merah yang rasanya tergolong pedas, salah satunya nasi kuning di Warung Taufik (Jalan Diponegoro, Samarinda).


Aneka lauk pun begitu pas didampingi bersama bumbu merah. Sebut saja ikan haruan, daging sapi, telur pindang, ayam dan nasi kuning itu sendiri. Biasanya Warga akan mencampur adukkan nasi kuning dengan bumbu merah agar rasa nasi kuning terasa lebih “nendang”. Legitnya nasi kuning dicampur manis-gurihnya bumbu merah terasa lengkap memanjakan lidah Warga. TIPS! Jika Warga ingin membungkus nasi kuning, pastikan pisahkan bumbu merah dari nasinya, hal ini dilakukan agar nasi kuning tidak cepat basi.


Bagi Warga yang sedang berada di luar Kalimantan Timur atau pun Selatan dan berniat membuat bumbu merah, NOMAPATU pun dengan senang hati membagikan resep bumbu merah khas Banjar.


  1. Bersihkan cabe kering dan buang bijinya, lalu rebus hingga lunak.

  2. Haluskan bawang merah, bawah putih, jahe, terasi, dan cabe kering yang sudah lunak. Jangan lupa untuk menambahkan air supaya proses menghaluskannya lebih mudah.

  3. Masukkan bumbu yang sudah dihaluskan ke wajan, beri air asam jawa, lalu panaskan tanpa minyak dan biarkan hingga air menguap dan kering. (Catatan: pastikan sumbu api tidak terlalu besar)

  4. Setelah itu, masukkan minyak goreng. Aduk hingga tercampur rata, tambahkan pula kayu manis, gula, garam, dan gula merah.

  5. Masukkan kembali minyak dan aduk terus hingga bumbu dan minyak mulai terpisah. (Catatan: harus sabar ya, Warga!)

  6. Setelah itu, dinginkan dan masuk ke toples kedap udara. Selamat menikmati, Warga!


Meski prosesnya cukup menyita Waktu, percayalah bumbu merah khas Banjar sanggup membuat Warga terpana saat menyantapnya. Pastikan Warga mencobanya ya! Apabila butuh rekomendasi nasi kuning bumbu merah, Keluwarga NOMAPATU lagi-lagi akan senang hati memberikan rekomendasinya untuk Warga.


576 tampilan0 komentar

Opmerkingen

Opmerkingen zijn niet geladen
Het lijkt erop dat er een technisch probleem is opgetreden. Probeer nogmaals verbinding te maken of de pagina te vernieuwen.
bottom of page