top of page
Cari

Menjalani Pola Hidup Vegetarian, Apakah Harus Menderita?

Belakangan ini, masyarakat Indonesia sedang gencar-gencarnya menerapkan pola hidup sehat. Sebut saja aktivitas gowes sepeda, jogging/marathon, hingga tak terkecuali mengonsumsi makanan sehat. Makanan sehat seperti salad pun sekarang bisa Warga konsumsi dengan mudah dan rasanya pun banyak yang dimodifikasi seperti menggunakan gochujang asal Korea Selatan, sehingga Warga yang awalnya tidak suka sayur pun sepertinya akan jatuh cinta.


Berbicara soal sayuran, tentu Warga kenal istilah vegetarian atau gaya hidup tanpa mengonsumsi makanan yang asalnya dari hewan. Meski terasa berat (apalagi yang terbiasa mengkonsumsi ayam khas restoran cepat saji), ternyata menjadi seorang vegetarian punya sederet manfaat lho, Warga! Berikut NOMAPATU sajikan manfaat gaya hidup vegetarian:

  1. Tubuh menjadi lebih sehat, karena terbebas dari asupan lemak maupun kolesterol yang biasanya dijumpai pada daging-dagingan.

  2. Berat badan terjaga, vegetarian juga cocok untuk Warga yang ingin menurunkan berat badan karena sayur-sayuran dapat membantu proses pembakaran kalori.

  3. Mengurangi risiko kanker, adanya kandungan antioksidan, mineral, dan vitamin dalam sayur dan buah yang mampu mencegah kanker.

  4. Melancarkan pencernaan

  5. Kulit lebih sehat, peredaran darah akan jauh lebih lancar dan mampu menjaga pigmen kulit Warga.


Usut punya usut, ternyata istilah “pengkonsumsi sayuran” tidak hanya disematkan pada vegetarian lho, Warga. Ada pula istilah “vegan”, yang gaya hidupnya menghindari konsumsi maupun eksploitasi hewan tidak hanya untuk makanan, tetapi juga kosmetik hingga pakaian alias to the bone.


Sedang vegetarian sendiri juga punya banyak variasi yang menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Berikut rangkumannya untuk Warga:

  1. Vegetarian pescatarians: hanya mengkonsumsi daging ikan.

  2. Pollo vegetarian: bisa mengkonsumsi daging unggas, tetapi tidak daging lainnya.

  3. Lacto vegetarian: biasanya diikuti sebagian besar umat beragama Buddha dengan tidak mengkonsumsi hewan kaki empat, ikan, unggas, dan telur. Namun masih diperbolehkan mengkonsumsi produk susu.


Mungkin di antara Warga ada banyak yang bersuara di dalam hati: “Makanan vegetarian terasa hambar”, “Ayam goreng cepat saji justru lebih nikmat daripada salad”, dan lain-lain. Suara Warga tentu didengar dan ini alasannya: Olahan vegan sejatinya melalui proses modifikasi agar Warga tetap dapat menyantap makanan yang kaya rasa. Sebut saja steak dari tempe dan sate dari jamur yang rasanya sebelas dua belas dengan rasa daging. Sudah paham kan Warga?


Bagi Warga Samarinda dan sekitarnya, terdapat beberapa pilihan resto yang bisa disambangi untuk mulai menerapkan pola hidup vegetarian:

  1. Fortunate Coffee, bertempat di Buddhist Centre di kawasan Mugirejo, tempat makan ini menyediakan menu vegan seperti sate “daging” (tolong dibaca: olahan dari tempe, tepung, dan jamuran lainnya), berbagai bumbu dan bahan masak, hingga frozen food vegan bagi Warga yang ingin “nyetok” di rumah.

  2. Dapur Vege, bertempat di Jalan D. I. Panjaitan No. 29, tempat makan ini menyediakan bakso, “ayam” kalasan, dan tumpeng vegetarian.

Wah sepertinya baik Warga yang vegetarian maupun non-vegetarian bisa mencicipi makanan di sana ya!

Salah satu restoran vegetarian di Samarinda: Dapur Vege

Dengan segudang manfaat yang ditawarkan bagi Warga yang ingin vegetarian, nampaknya sudah tidak menjadi alasan bagi Warga yang ingin memulainya. Aktris senior Indonesia seperti Sophia Latjuba pun menerapkan gaya hidup vegetarian. Sophia Latjuba masih terlihat awet muda di usianya yang sudah lebih dari setengah abad lho, Warga. Tidak hanya itu, seniman Leonardo da Vinci pun juga penganut vegetarian di tengah karya-karyanya yang mendunia.

Sederet nama besar penganut vegetarian, Warga salah satu penggemar mereka?

Warga siap memulai gaya hidup vegetarian?










25 tampilan0 komentar

Commentaires


bottom of page