top of page
Cari

Zodiak: si 'penentu' masa depan

Peringatan: informasi yang tertulis dalam konten ini bersumber dari berbagai pemberitaan media mainstream atau situs resmi sedangkan opini yang disampaikan sepenuhnya merupakan opini pribadi Editorial NOMAPATU.
 

“Kalau bintang yang itu dihubungin sama bintang sebelahnya terus ditarik garis, jadi mirip senyum ya?” “Eh liat deh awan yang itu, mirip kue bolu kukus nggak sih?”


Pernah mendengar atau mengatakan hal tersebut? Menakjubkan ya bagaimana cara imajinasi manusia bekerja dari mengamati hal-hal di sekitarnya.


Sebelum semua Warga ramai dengan bincang hangat pro-kontra zodiak, setelah banyak menggali, kami menyimpulkan bahwa ilustrasi bintang a.k.a zodiak a.k.a horoskop a.k.a bintang kamu apa adalah hasil dari imajinasi manusia.


Zodiak adalah hasil dari paham astrologi yang meyakini bahwa lokasi bintang dan planet tertentu bisa menggambarkan seseorang bahkan memprediksi masa depan. Namun sayangnya klaim ini tidak didasarkan pada bukti ilmiah.


Meski begitu, Badan Penerbangan dan Antariksa (NASA) membenarkan bahwa kumpulan bintang-bintang benar bisa membentuk konstelasi atau rasi bintang. Dilansir dari laman NASA,


“Rasi bintang adalah kumpulan bintang. Rasi bintang yang dapat kita lihat di malam hari bergantung pada lokasi kita di Bumi dan waktu dalam setahun. Sejak dulu, nama rasi bintang biasanya berasal dari nama benda, hewan, dan manusia yang serupa. Para astronom saat ini masih menggunakan rasi bintang untuk menamai bintang dan hujan meteor.”


Lanjut, NASA menulis,


“Ketika Anda menggambar garis di langit di antara bintang-bintang seperti teka-teki dari titik-ke-titik – dan menggunakan banyak imajinasi – gambarnya akan terlihat seperti benda, binatang, atau orang.”


Jadi kalau bisa disimpulkan, bintang-bintang yang menyerupai kepiting, kerbau, kambing, domba, ikan, kalajengking hingga neraca adalah hasil imajinasi manusia yang menghubungkan titik-titik bintang di langit sehingga menyerupai suatu objek.


Jadi, Warga bintang nya apa?


Sumber:

39 tampilan0 komentar

Comments


bottom of page