top of page
Cari

Restha Wirananda, Warga 75124, Meditasi, Energi Positif, dan Cinta Untuk Musik


Samarinda, 2020 - Sejak masih duduk di bangku sekolah, Restha Wirananda atau yang lebih akrab disapa Etha, yakin bahwa musik akan menjadi bagian besar hidupnya.


“Orang tuaku background-nya dari musik -- mereka pertama kali kenal karena ada di satu band -- mami seorang vokalis dan papi gitaris. Sehari-hari tuh keadaan rumah selalu meriah, dari abang yang suka nyanyi di kamar, kakakku yang perempuan suka muter lagu F4 dengan suara yang keras, dan papi yang suka muter lagu dangdut.”


Melanjutkan kisah awal kecintaannya pada dunia musik, Etha mengenang, “Momen yang paling membekas di memori ku adalah dulu aku pernah bongkar lemari papi dan nemu kaset-kaset lawas. Salah satunya ada kaset album Richard Clayderman. Denting piano dari lagu Ballade Pour Adeline itu yang ngebuat aku mau belajar main piano,”


Saat ini Etha tergabung dengan grup musik Later Just Find. Imbas pandemi, grup ini pun gagal melakukan promo musik komersil secara offline. Saat ditanya lebih jauh tentang dampak pandemi pada pengalaman manggung, Etha mengaku acara virtual membuatnya kehilangan feedback dari audiens, “Akibatnya jadi lebih capek sih karena energi yang kita keluarin cuma satu arah tanpa feedback.”


“Ada yang namanya pertukaran energi antara musisi dengan penonton di mana perputaran ini terus terjadi dan tidak boleh putus karena musisi akan masuk ke bridging dan penonton biasa bersorak untuk mengekspresikan rasa antusiasme-nya. Bayangkan jika terjadi dead air dalam pergantian satu lagu ke lagu lainnya selama 15 detik, energi akan menguap hilang begitu saja."

Etha melanjutkan, "Karena semua serba virtual dan lagging jaringan itu hampir selalu ada, ya jadinya berasa banget ada energi yang hilang. Jadi harapannya semoga pandemi cepat berakhir dan semua bisa menikmati penampilan musik secara langsung."


Kesibukan Etha saat ini adalah menuangkan karya di Vocal Group yang ia bangun bersama kawan semasa kuliah bernama @ekantikaofficial. Musisi yang mengidolai sosok Glenn Fredly ini juga pernah bekerja sama dengan musisi-musisi besar Indonesia seperti Ariel Tatum, Sandhy Sandoro, Oslo Ibrahim, dan Morad.


Pikiran manusia adalah hal yang kuat karena dapat mempengaruhi tindakan, pilihan, hingga energi yang kita miliki. Ketika ditanya mengenai caranya untuk mendapatkan energi positif, Etha membagikan cerita menarik tentang piano,


“Aku bisa mendapatkan energi positif dari memejamkan mata sambil menekan lembut tuts piano. Tau nggak kalau media yang dianjurkan untuk digunakan saat bermeditasi itu salah satunya adalah bahan dari alam seperti kayu? Nah, body piano itu terbuat dari kayu dan gading. Getaran yang aku rasa ketika menekan tuts piano memberi rasa tenang sekaligus menjadi caraku sendiri dalam bermeditasi,” tutup Etha.



119 tampilan1 komentar

1 Comment


Destya Anggreini
Destya Anggreini
Sep 26, 2021

orangnya sangat positif

Like
bottom of page