top of page
Cari

Bubur Banten di Samarinda: Benar dari Banten?

Problematika Warga Indonesia yang tinggal di iklim tropis: Saat panas yang dicari es kelapa, saat dingin yang dicari semangkuk bubur hangat.


Pilihan makanan apa yang sering kali muncul dipikiran Warga jika cuaca dingin sedang melanda? Acap kali lidah ini ingin menyantap hidangan hangat ataupun pedas seperti mie kuah, seblak, bakso, hingga bubur ayam. Ngomong-ngomong soal bubur ayam, apa Warga sudah tau kalau Warung Bubur Ayam Banten pertama di Samarinda telah ada sejak tahun 1980-an?


Bubur Ayam Banten pertama kali buka di Jalan Agus Salim, Samarinda dengan nama Bubur Ayam Budi Banten. Hingga akhirnya, banyak warung lain menjajakan masakan serupa yang menjadikan pertanda betapa diterimanya santapan satu ini oleh masyarakat Samarinda dan sekitarnya.


Kepopuleran bubur berkuah ini pun menimbulkan rasa penasaran, sebab jika Warga menelusuri mesin pencarian Google ternyata penampakan bubur ayam yang biasa dijajakan di daerah Banten sangatlah berbeda dengan Bubur Ayam Banten di Samarinda. Justru banyak ditemukan artikel dengan kata kunci “Bubur Ayam Banten di Samarinda”. Hm Banten di Samarinda? Gimana maksudnya ya?


Intip hasil pencarian Google untuk bubur ayam khas Banten:

Terdapat dua foto bubur ayam dari banten (pertama dari kiri dan pertama dari kanan) yang ternyata memiliki penampakan berbeda dengan bubur ayam banten yang biasa kita nikmati di Samarinda.


Bubur Ayam Banten di Samarinda:


Bagaimana perbedaannya menurut Warga? Apakah hidangan bertabur emping dan ampela ini merupakan masakan khas Banten, atau sebaliknya?


Usut punya usut, ternyata Bubur Ayam ‘Banten’ di Samarinda berasal dari nama daerah asal sang juru masak, yaitu Provinsi Banten.


Bubur Ayam Banten sendiri memiliki makanan pendamping berupa telur, tomat, daun sop, suwiran ayam, kuah kaldu alam, dan taburan emping di atasnya. Selain itu, Warga juga bisa menikmati hidangan berkuah ini bersama hati ataupun ampela yang menambah kenikmatan saat menyantapnya. Untuk urusan harga juga cukup terjangkau, warga bisa menikmati semangkuk bubur ‘Banten’ di Samarinda lengkap dengan teh manis seharga Rp30.000.


“Racikan bubur buatan bapak memiliki cita rasa yang sedikit pedas sehingga anak-anak ragu untuk mencoba, hingga akhirnya saya coba racik lagi resep bubur ini supaya bisa dinikmati semua kalangan.” Ucap sang anak dari Pak Budi, penemu resep bubur ayam banten pertama di Samarinda.


Ia pun menambahkan, bahwa sang Ayah memang suka meracik berbagai resep makanan mulai dari bumbu rujak yang menggunakan gula merah hingga es setrup dengan buah-buahan asli.


Kenikmatan Bubur Banten tentu menjadi salah satu makanan yang wajib Warga coba ketika mengunjungi kota tepian Samarinda. Pastikan menu makanan ini tidak terlewat ya! Selamat mencoba!


Sudah siap menyantap Bubur Ayam Banten yang cuma ada di Samarinda?

N

318 tampilan1 komentar

1 Comment


Alvin Anggriawan
Alvin Anggriawan
Sep 08, 2021

bubur ini bahkan udah lebih tua dari saya min:)

Like
bottom of page